Disdik Pamekasan Sosialisasikan Pentingnya Pendidikan Karakter

- Reporter

Selasa, 28 April 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan gencar mensosialisasikan penanaman karakter kepada satuan pendidikan di bawah naungannya.

Kepala Disdik Pamekasan Akhmad Basri Yulianto mengatakan, diera saat ini banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya dekadensi moral hingga pergaulan bebas. Termasuk gadget dan media sosial.

“Kami sudah memerintahkan kabid (kepala bidang) mengaktifkan kembali sosialisasi di tingkat SMP. Karena ini yang rawan, mereka sudah memasuki tahap puber. Kemarin sudah kami laksanakan sosialisasi di SMPN 1 Larangan,” katanya.

Menurutnya, Disdik akan bekerja sama dengan unit PPA Polres Pamekasan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan di dunia pendidikan. Supaya siswa dan warga sekolah secara umum dapat memahami bahaya dan resiko yang akan dialami.

“Kami juga melakukan uji kompetensi baca Al-Qur’an untuk anak-anak SD sesuai dengan perda tentang wajib baca Al-Qur’an. Itu tidak hanya sebuah wacana dan regulasi, tetapi kami sudah memulai. Sehingga anak-anak itu tidak hanya pintar ilmu umum tapi basis agamanya juga kuat,” ujarnya.

Basri berkeinginan kuat membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di daerahnya melalui tambahan jam pelajaran khusus Al-Qur’an dan bahasa daerah.

“Apalagi Pak Bupati kapan hari menyampaikan bagaimana Pamekasan ini tidak hanya kota pendidikan dan kota batik, tetapi juga kota Al-Qur’an ,” terangnya.

Basri menghimbau orang tua berpartisipasi aktif memantau perkembangan dan pergaulan anaknya di rumah. Sebab, lingkungan keluarga menjadi penentu terhadap tumbuh kembangnya anak.

“Tanggung jawab untuk anak-anak itu bukan an sich tugas pemerintah kabupaten, dalam hal ini dinas pendidikan. Karena pola asuh anak itu hanya sebagian kecil mereka di sekolah, maksimal enam jam. Kalau di sekolah sudah di bawah pengawasan para guru,” paparnya.

Basri menjelaskan, sebagian besar pola asuh anak ada di lingkungan keluarga dengan durasi waktu hampir 16 jam. Oleh karena itu, orang tua wajib meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Karena sekolah tidak mungkin mengawasi mereka hingga ke rumahnya masing-masing.

“Perlu orang tua memahami bagaimana dia berteman dengan teman-temannya di lingkungan sekolahnya dan di lingkungan masyarakat. Apalagi di era kemajuan, berkembangnya teknologi ini,” terangnya.

Basri menyampaikan, era ini anak-anak dengan mudah berselancar di media sosial dengan bebas tanpa batas ruang dan waktu, tentu dengan menu sesuka hati. Hal itu menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya pengawasan terhadap anak.

“Tidak bisa kita pungkiri ada hal yang positif, tapi perlu diwaspadai juga hal-hal yang negatif. Bagaimana kemungkinan mereka larut game, judi online, terpapar paham radikalisme, atau konten-konten pornografi. Itu kita tidak bisa menyangkal. Makanya melalui orang tua bagaimana anak bijak bermedsos,” tukasnya.

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten
Lepas Lomba Gerak Jalan Tingkat SD, Bupati Pamekasan Sebut Perlombaan sebagai Media Pendidikan Karakter
NIHONGO Partners Perkuat Pertukaran Bahasa dan Budaya Jepang-Indonesia di Jawa Timur
Imigrasi Pamekasan Hadiri Open House dan Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang
Pemkab Pamekasan Latih Siswa Public Speaking dan Konten Publik
Imigrasi Pamekasan Kenalkan Dunia Keimigrasian kepada Siswa SDN Panglegur 3
IMPACT FOR FUTURE GENRATION: Menjangkau Pelajar, Membangun Indonesia
Bupati Pamekasan Siapkan Apresiasi untuk Guru

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:00 WIB

Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Lepas Lomba Gerak Jalan Tingkat SD, Bupati Pamekasan Sebut Perlombaan sebagai Media Pendidikan Karakter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:15 WIB

NIHONGO Partners Perkuat Pertukaran Bahasa dan Budaya Jepang-Indonesia di Jawa Timur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Imigrasi Pamekasan Hadiri Open House dan Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:26 WIB

Pemkab Pamekasan Latih Siswa Public Speaking dan Konten Publik

Berita Terbaru

Peristiwa

Warga Palengaan Pamekasan Rusak Gerai Ritel Modern

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:55 WIB

Screenshot

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Gelar Eazy Passport untuk 534 Jamaah Haji 2027 di Sumenep

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:51 WIB

Pendidikan

Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:00 WIB