Pemkab-Pemdes dan Peguyuban Teken MoU Pengelolaan Destinasi Wisata Jumiang

- Reporter

Senin, 8 Juni 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung dan Peguyuban Mataram melakukan penandatangan kerjasama dalam pengelolaan destinasi wisata pantai Jumiang, Senin (8/6/2026).

Ketua Peguyuban Mataram Muzakki mengatakan, kerjasama itu dalam rangka mengembangkan destinasi wisata Jumiang bagian atas yang memiliki kekayaan alam berbeda dibandingjan dengan wisata lainnya apabila dikelola dengan baik dan profesional.

Peguyuban Mataram selaku pengelola berkeinginan kuat agar ekonomi masyarakat sekitar meningkat dampak dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Sebab, hadirny pengunjung memiliki dampak positif terhadap ekonomi pelaku UMKM.

“Ke depan bagaimana pantai Jumiang bagian atas ini nantinya memiliki daya tarik untuk dikunjungi wisatawan. Caranya misalnya dengan menambah fasilitas, dan lain-lain,” katanya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Akmalul Firdaus menyampaikan, tempat wisata Jumiang merupakan aset pemerintah kabupaten yang memerlukan sentuhan serius untuk pengelolaannya. Sehingga, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah desa dan Peguyuban Mataram agar terkelola dengan baik.

“Yang terpenting memberdayakan masyarakat lokal yang ada di sekitar Desa Tanjung ini. Termasuk pula dalam rangka peningkatan PAD (pendapatan asli daerah),” ujarnya.

Firdaus memaparkan, klausul kerja sama pengelolaan wisata itu salah satunya tentang pembagian pendapatan antara pemkab, pengelola dan desa. Dengan rincian, 60 persen pemkab, 30 persen pengelola dan 10 persen pendapatan untuk Pemerintah Desa Tanjung.

“Pengelolaan ini tidak akan berjalan sempurna apabila tidak didukung oleh semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman berharap, rencana pengelolaan Jumiang berdampak positif terhadap perkembangan Desa Tanjung, dan Pamekasan secara umum.

“Tidak boleh ada pembakaran di sekitar ini, karena kalau ada pembakaran kesannya gersang. Kalau untuk membersihkan, dicabut aja. Sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman di sini,” tandasnya.

Berita Terkait

Bupati Kholilurrahman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pamekasan Economic Fest
Wabup Pamekasan Pantau Harga Sembako Jelang Lebaran di Pasar Kolpajung
Berikut Jadwal Pasar Murah Ramadan Pemkab Pamekasan
Menkop RI Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Pamekasan Dalam Pembangunan KDKMP
Pemkab Pamekasan Gelar Pasar Murah Secara Bergilir di 13 Kecamatan
Datangi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bupati Pamekasan Bahas Kampung Nelayan Merah Putih
Menteri Ferry Ingin Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian Nasional
Bupati Pamekasan Bahas Penguatan Ekonomi dengan Menkop dan Gubernur Jatim

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:55 WIB

Bupati Kholilurrahman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pamekasan Economic Fest

Senin, 8 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pemkab-Pemdes dan Peguyuban Teken MoU Pengelolaan Destinasi Wisata Jumiang

Senin, 16 Maret 2026 - 17:58 WIB

Wabup Pamekasan Pantau Harga Sembako Jelang Lebaran di Pasar Kolpajung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:01 WIB

Berikut Jadwal Pasar Murah Ramadan Pemkab Pamekasan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:31 WIB

Menkop RI Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Pamekasan Dalam Pembangunan KDKMP

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Minggu, 5 Jul 2026 - 06:05 WIB

Screenshot

Hukum

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Asal Malaysia

Rabu, 1 Jul 2026 - 04:27 WIB