Sekolah Rakyat Jadi Solusi Bagi Anak Pamekasan Agar Tak Putus Sekolah

- Reporter

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Program Sekolah Rakyat menjadi solusi untuk mengatasi persoalan anak putus sekolah, di tengah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah yang mencapai 71,64 pada 2025.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Basri Yulianto mengatakan, tantangan terbesar sektor pendidikan saat ini masih berkaitan dengan akses dan pemerataan. Terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang luas.

“Masalah anak putus sekolah masih menjadi perhatian. Adanya Sekolah Rakyat di Kabupaten Pamekasan, ini menjadi salah satu solusinya,” katanya, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, luas wilayah dan sebaran penduduk membuat tidak semua anak dapat mengakses pendidikan formal secara optimal. Kondisi ini berdampak pada masih ditemukannya kasus putus sekolah di sejumlah daerah.

Berdasarkan pengolahan data Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan IPM Pamekasan turut ditopang indikator pendidikan seperti harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah yang menunjukkan tren membaik. Namun, kata dia, capaian tersebut belum sepenuhnya merata.

Oleh karena itu, pihaknya memposisikan Sekolah Rakyat sebagai instrumen penting untuk menjangkau anak-anak yang terlewat dari sistem pendidikan formal.

“Program Prioritas Asta Cita Presiden tersebut menyasar kelompok rentan dan wilayah dengan keterbatasan akses, sehingga diharapkan mampu menekan angka putus sekolah secara signifikan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Dinas Pendidikan juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga pendidikan di bawah naungan pemerintah daerah maupun Kementerian Agama.

“Kami terus berkoordinasi lintas sektoral agar persoalan pendidikan bisa diselesaikan secara bertahap,” ungkapnya

Dengan pendekatan itu, dirinya menargetkan pemerataan pendidikan dapat meningkat, sekaligus menjaga tren kenaikan IPM Pamekasan secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Kenalkan Dunia Keimigrasian kepada Siswa SDN Panglegur 3
IMPACT FOR FUTURE GENRATION: Menjangkau Pelajar, Membangun Indonesia
Bupati Pamekasan Siapkan Apresiasi untuk Guru
Dinas Pendidikan Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik
Bupati Pamekasan Terima Penghargaan dari Mendikdasmen RI
Peringatan Hardiknas 2026 yang Dihadiri Mendikdasmen Raih Rekor MURI
Kepala Disdikbud Pamekasan Imbau Sekolah Tak Laksanakan Wisuda
Berikut Daftar Nama Siswa Berprestasi Penerima Apresiasi Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:21 WIB

Imigrasi Pamekasan Kenalkan Dunia Keimigrasian kepada Siswa SDN Panglegur 3

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14 WIB

IMPACT FOR FUTURE GENRATION: Menjangkau Pelajar, Membangun Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:11 WIB

Bupati Pamekasan Siapkan Apresiasi untuk Guru

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:35 WIB

Dinas Pendidikan Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik

Senin, 25 Mei 2026 - 05:41 WIB

Bupati Pamekasan Terima Penghargaan dari Mendikdasmen RI

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:39 WIB

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Minggu, 5 Jul 2026 - 06:05 WIB

Screenshot

Hukum

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Asal Malaysia

Rabu, 1 Jul 2026 - 04:27 WIB