Tim PKM Polinema Ciptakan Mesin Deep Fat Frying & Smoked Fish Machine

- Reporter

Senin, 1 Juli 2024 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil menciptakan mesin deep fat frying and smoked fish machine alias mesin penggoreng dan pengasap ikan.

Polinema menghibahkan mesin tersebut kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sabuk Hijau yang mengelola Eduwisata Mangrove Lembung Galis Pamekasan.

Koordinator Dosen Pembimbing PKM Polinema, Ach. Muhib Zainuri mengatakan bahwa, mesin tersebut merupakan hasil karya pertama mahasiswa Polinema yang melakukan pengabdian di Desa Lembung tahun 2024.

Menurutnya, mesin itu diciptakan atas pertimbangan kebutuhan dari masyarakat setempat yang tidak sedikit berprofesi sebagai nelayan. Kata dia, mesin ini bisa menjadi alternatif untuk memasak hasil tangkapan laut.

“Ketika nanti ada ikan yang dihasilkan oleh nelayan, kami harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sofyan Dwi Trisna Putra, Mahasiswa PKM Polinema yang juga menjadi salah satu perancang mesin tersebut menyampaikan, untuk pembuatan mesin, dilakukan sekitar dua bulan lamanya.

Dalam pembuatan mesin itu, Sofyan ditemani oleh dua mahasiswa lainnya, yakni Aldi Riyansyah dan Dwika Rheza.

“Mulai dari alat-alat, merancang, hingga selesai, itu diperkirakan dua bulan. Kami bertiga membuat mesin ini. Kemudian didampingi juga dari dosen,” ujarnya.

Dikatakan, mengenai fungsi mesin tersebut, salah satunya yaitu untuk mempermudah memasak ikan, bahkan daging. Simpelnya, mesin ini lebih efisien dan terkontrol ketimbang alat penggoreng dan pengasap ikan biasa lainnya.

“Harapan kami, mesin-mesin ini bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Pengelola Eduwisata Mangrove Lembung, Slaman mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan Polinema. Dia juga mengapresiasi, bahkan mengaku terkesan atas hasil karya dari Tim PKM.

Slaman menyampaikan, bakal memanfaatkan mesin itu sebaik mungkin. Termasuk dalam penggunaannya dalam mengembangan UMKM di wilayah setempat.

“Kelompok kami memang berupaya untuk terus mengembangkan UMKM. Bagi kami, mesin ini sangat bermanfaat. Karena nanti bisa digunakan untuk memasak hasil tangkapan di laut, lalu dijual. Artinya bisa bernilai ekonomis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Kenalkan Dunia Keimigrasian kepada Siswa SDN Panglegur 3
IMPACT FOR FUTURE GENRATION: Menjangkau Pelajar, Membangun Indonesia
Bupati Pamekasan Siapkan Apresiasi untuk Guru
Dinas Pendidikan Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik
Bupati Pamekasan Terima Penghargaan dari Mendikdasmen RI
Peringatan Hardiknas 2026 yang Dihadiri Mendikdasmen Raih Rekor MURI
Kepala Disdikbud Pamekasan Imbau Sekolah Tak Laksanakan Wisuda
Berikut Daftar Nama Siswa Berprestasi Penerima Apresiasi Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:21 WIB

Imigrasi Pamekasan Kenalkan Dunia Keimigrasian kepada Siswa SDN Panglegur 3

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14 WIB

IMPACT FOR FUTURE GENRATION: Menjangkau Pelajar, Membangun Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:11 WIB

Bupati Pamekasan Siapkan Apresiasi untuk Guru

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:35 WIB

Dinas Pendidikan Pamekasan Sosialisasikan Penerbitan Ijazah Elektronik

Senin, 25 Mei 2026 - 05:41 WIB

Bupati Pamekasan Terima Penghargaan dari Mendikdasmen RI

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:39 WIB

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Minggu, 5 Jul 2026 - 06:05 WIB

Screenshot

Hukum

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Asal Malaysia

Rabu, 1 Jul 2026 - 04:27 WIB