Pasien BPJS Alami Tindakan Tak Menyenangkan dari Pihak Rumah Sakit Swasta di Pamekasan

- Reporter

Rabu, 19 April 2023 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Indah Yuliana mengaku mendapat pengalaman kurang enak sewaktu masuk rumah sakit swasta yang berlokasi di Jl Mandilaras Pamekasan, Rabu (19/4/2023).

Tindakan kurang menyenangkan yang didapat Indah Yuliana sewaktu dirinya melakukan perawatan infeksi tangan akibat tertancap kayu. Saat itu, Indah sedang membersihkan rumahnya.

Karena tangan warga asal Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan bengkak, akhirnya diputuskan untuk rawat inap. Saat rawat inap berlangsung, Indah Yuliana disuntik oleh salah seorang dokter berinisial A.

Usai disuntik oleh dokter tersebut, Indah mengalami bintik-bintik merah kecil di tangah sebelah kiri. Sementara tangan yang mengalami infeksi akibat tertancap kayu mulai mendingan.

“Setelah disuntik, tengah malamnya keluar bintik merah. Bahkan saat keluar itu saya tidak bisa tidur,” kata Indah Yuliana kepada suarapraksi.com.

Lantaran bintik-bintik merah kecil semakin banyak dan membesar, akhirnya Indah bertanya kepada dokter A, bolehkan bintik merah yang ada di tangannya ditindas sendiri?.

Akan tetapi, pernyatan dan sikap dokter A kepada Indah tidak menyenangkan. Bahkan Indah seakan diharap segera hengkang dan meninggalkan rumah sakit.

“Huh ibuk ini tidak tahu puasaan,” kata Indah Yuliana menirukan dokter A.

Saat mengucapkan hal itu, kata dia, dokter A sembari membuang muka dan pergi meninggalkan Indah Yuliana tanpa memberikan jawaban atas pertanyaan Indah.

Setelah pulang dari rumah sakit, bintik merah yang dialami Indah semakin melepuh. Bahkan tangan Indah sulit untuk digerakkan akibat bintik merahnya semakin melebar dan membesar.

“Awalnya tidak seperti ini, tapi setelah disuntik itu ada bintik merah kecil. Dan setelah saya pulang bintik merahnya semakin melepuh membuat tangan saya sulit gerak,” ungkapnya.

Ia menyebut, wajar jika pihaknya mendapatkan perlakuan kurang baik dari rumah sakit. Sebab pihaknya masuk ke rumah sakit menggunakan BPJS.

“Kalau menggunakan BPJS memang begini pelayanannya, sementara kalau pakai umum meskipun tidak mau pulang hingga sebulan akan dilayani dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Managemen RS Larasati saat dimintai keterangan melalui via WhatsApp tidak merespon.

Berita Terkait

Bakti TNI AD Kodim 0826 Pamekasan Khitan 124 Anak Secara Gratis
Meriahkan HUT RI Ke-81, Imigrasi Pamekasan Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Perluas Jangkauan, Yayasan PSBB Khitan Gratis 32 Anak di Desa Komandung Sampang
Bupati Pamekasan Dorong Semangat Gotong Royong Lewat Bersih-Bersih Sampah
Sidak RSUD Smart, Bupati Kholilurrahman Pastikan Pelayanan Berjalan Maksimal
Geser Surabaya, Pamekasan Raih Penghargaan SDMK Terbaik se Jatim
Wabup Sukriyanto Terus Perjuangkan Jaminan Kesehatan Rakyat Pamekasan
Jenguk Anak Yatim Piatu Penderita HIV dan Gizi Buruk, Bupati Pamekasan Minta Dinsos dan RSUD Kawal Hingga Stabil
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Bakti TNI AD Kodim 0826 Pamekasan Khitan 124 Anak Secara Gratis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Meriahkan HUT RI Ke-81, Imigrasi Pamekasan Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:11 WIB

Perluas Jangkauan, Yayasan PSBB Khitan Gratis 32 Anak di Desa Komandung Sampang

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:18 WIB

Bupati Pamekasan Dorong Semangat Gotong Royong Lewat Bersih-Bersih Sampah

Senin, 22 Juni 2026 - 00:59 WIB

Sidak RSUD Smart, Bupati Kholilurrahman Pastikan Pelayanan Berjalan Maksimal

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Bupati Kholilurrahman Kunjungi Perbaikan Jalan Swadaya di Desa Campor Proppo

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:13 WIB

Screenshot

Politik & Pemerintahan

NIHONGO Partners Perkuat Pertukaran Bahasa dan Budaya Jepang-Indonesia di Jawa Timur

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:15 WIB