Pamekasan – Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyebut lomba gerak jalan tingkat sekolah dasar (SD) dan yang sederajat sebagai media pendidikan karakter dan mengajarkan nilai kebersamaan.
Hal itu disampaikan Bupati Kholilurrahman sebelum melepas peserta gerak jalan di Monumen Arek Lancor, Rabu (12/7/2026).
Kholilurrahman menyebut, pelaksanaan lomba gerak jalan ini memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar perlombaan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi meria pendidikan karakter dan mengajarkan nilai kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, dan tanggungjawab.
Dikatakan, beberapa nilai tersebut ditanamkan sejak dini kepada anak sekolah dasar yang note bene penerus perjuangan bangsa Indonesia di masa yang akan datang, sehingga partisipasi sekolah, baik SD maupun MI harus diapresiasi.
“Kami sampaikan apresiasi se tinggi tingginya kepada Kemenag, Disdikbud, panitia, kepala sekolah, guru pendamping, serta semua pihak yang telah bekerja sama, sehingga pelaksanaan ini dapat terselenggara dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Kholilurrahman mengungkapkan, peserta gerak jalan ini merupakan penerus perjuangan para pahlawan Indonesia yang telah berjuang memerdekakan bangsa Indonesia dari tangan penjajah.
Dengan demikian, kata dia, atmosfer pembelajaran yang positif di sekolah harus terjaga dengan baik.
“Kalian anak anakku yang akan meneruskan cita cita pahlawan melalui torehan prestasi, ilmu pengetahuan, akhlak yang mulia, dan semangat membangun Indonesia. Akhlak mulia ini harus ditanamkan kepada anak anak kita sedini mungkin,” pungkasnya.
Diketahui, gerak jalan tingkat kabupaten itu diikuti 63 regu, dengan rincian 32 regu putri dan 31 regu putra. Adapun rute lomba tersebut adalah start momumen Arek Lancor, Jalan Trunojoyo, jalan R. Abd. Aziz, Jalan Segara, Jalan Diponegoro, dan finish di area Arek Lancor.











