Pamekasan – Bupati Pamekasan Kh Kholilurrahman mengaku akan merecovery potensi pemerintah daerah yang selama ini dinilai masih kurang maksimal, di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi.
Menurutnya, salah satu contoh potensi yang dapat dikelola dengan baik ialah potensi parkir. Sebab, distribusi parkir di Pamekasan masih amburadul, sehingga perlu didata dengan baik.
Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).
“Kita tidak bisa bergantung ke TKD. Tapi kita harus me-recovery potensi daerah yang selama ini kurang maksimal. Salah satu contoh, potensi parkir yang masih amburadul, potensi pajak yang belum tertata dengan baik,” katanya.
Ia mengaku adanya sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program pembangunan, terutama terkait perbedaan pandangan dalam memaknai arah pembangunan daerah.
Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak terus diperkuat guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Pamekasan.
“Satu tahun pemerintahan tidak bisa menjadi tolok ukur keberhasilan, sebab masa pengabdian bupati lima tahun, bukan satu tahun,” pungkasnya.










