DPRD Jatim Minta Masyarakat Kawal Dana Hibah, Anggaran Rp 700 Miliar Pertahun untuk Madura Rentan Penyelewengan

- Reporter

Jumat, 10 Februari 2023 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Anggota DPRD Jawa Timur Matur Husairi meminta kepada seluruh elemen masyarakat di Madura khususnya kabuapten Pamekasan untuk turut serta mengawal bantuan dana hibah dari Pemprov Jatim yang mencapai ratusan miliar pertahunnya untuk pulau Madura.

Ajakan pengawalan bantuan dana hibah yang bersumber dari pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur tersebut dikarenakan tidak membawa perubahan untuk pulau Madura. Baik itu pembangunan infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).

“Saya harap terhadap masyarakat maupun aktivis di Madura untuk ikut mengawal bagaimana awal mula proses pengajuan sampai ke realisasi dan tata kelola pertanggungjawaban dari dana hibah tersebut. Ini bisa kita pantau bersama,” ucap anggota DPRD Jatim Matur Husairi.

Politikus PBB itu khawatir jika bantuan dana hibah yang turun ke Madura tidak dikawal oleh masyarakat, akan rawan terjadi penyelewengan. Jika terjadi penyelewengan, yang dirugikan pasti masyarakat Madura.

Sebelumnya, KPK sempat menggeledah kantor DPRD Jatim terkait kasus suap dana hibah yang menyeret Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak dan sejumlah pejabat dan masyarakat sipil. Dari penggeledahan itu, KPK menyita uang lebih dari Rp 1 miliar.

“Kalau tidak dipantau dan dibiarkan maka penyelewengan dana hibah ini akan berlanjut terus dan yang dirugikan masyarakat Jawa timur khususnya Madura,” ungkap legislatif asal kabupaten Bangkalan.

Ia menambahkan, bahwa aliran bantuan dana hibah yang bersumber dari APBD Pemprov Jatim mencapai Rp 3 triliun hingga Rp 4 triliun. Untuk pulau Madura sendiri, mencapai Rp 700 miliar sampai Rp 800 miliar.

“Setelah kami telisik untuk Madura mencapai 700 an miliar rupiah sampai 800 an miliar rupiah. Jadi jangan sampai mengalir ratusan miliar tapi dampaknya secara langsung tidak pernah kita rasakan untuk pembangunan di Madura,” tukasnya.

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Gelar Operasi Wirawaspada Guna Perkuat Pengawasan
Meski Berlakukan WFH, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal
Pemkab Pamekasan Bidik Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Modern
Bahas Sensus Ekonomi 2026, BPS Temui Bupati Pamekasan
Menteri Agus Lantik Dirjen Imigrasi serta Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum
Pemkab Pamekasan Usulkan 3 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
Bupati Pamekasan Bakal Merecovery Potensi Daerah yang Kurang Maksimal
Bupati Pamekasan Dorong ASN Hemat Energi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 15:54 WIB

Imigrasi Pamekasan Gelar Operasi Wirawaspada Guna Perkuat Pengawasan

Jumat, 10 April 2026 - 15:41 WIB

Meski Berlakukan WFH, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal

Selasa, 7 April 2026 - 17:07 WIB

Pemkab Pamekasan Bidik Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Modern

Senin, 6 April 2026 - 06:19 WIB

Bahas Sensus Ekonomi 2026, BPS Temui Bupati Pamekasan

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:20 WIB

Pemkab Pamekasan Usulkan 3 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Gelar Operasi Wirawaspada Guna Perkuat Pengawasan

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:54 WIB

Politik & Pemerintahan

Meski Berlakukan WFH, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:41 WIB

Politik & Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Bidik Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Modern

Selasa, 7 Apr 2026 - 17:07 WIB

Screenshot

Politik & Pemerintahan

Bahas Sensus Ekonomi 2026, BPS Temui Bupati Pamekasan

Senin, 6 Apr 2026 - 06:19 WIB