Warga Sebut Proyek Pengadaan Lampu Hias Jembatan di Pamekasan yang Habiskan Ratusan Juta Rupiah Kurang Efektif

- Reporter

Kamis, 26 Oktober 2023 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah untuk enam paket proyek pengadaan lampu hias disejumlah jembatan.

Untuk sebuah pengadaan proyek itu, Pemkab Pamekasan pada tahun 2020 menganggarkan lampu hias letter box akrilik jembatan cukup bervariatif, mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 200 juta.

Anggaran yang begitu fantastis itu, disoal Ahmad Rofiki, warga Desa Tanjung, Kecamatan Pegantenan Pamekasan. Ia menilai pengadaan lampu hias untuk enam jembatan di wilayah Pamekasan kurang efektif.

“Kami nilai pengadaan lampu hias disejumlah jembatan di kabupaten Pamekasan anggarannya tidak wajar alias terlalu besar untuk lampu hias seperti itu,” kata Ahmad Rofiki.

Vicky, sapaan akrab Ahmad Rofiki, mengatakan bahwa proyek pengadaan lampu hias jembatan itu tidak ada nilai manfaatnya terhadap masyarakat kabupaten Pamekasan.

“Lampu hias yang anggarannya cukup fantastis ini saya rasa tidak ada nilai manfaatnya,” ungkapnya.

Ia menyebut, anggaran sebesar itu, lebih baik dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu di kabupaten Pamekasan.

“Di Pamekasan ini masih banyak orang tidak mampu yang belum tersentuh oleh pemerintah. Lebih baik anggaran untuk pengadaan lampu hias itu untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tukasnya.

Diketahui, pengadaan lampu hias jembatan yang dianggarakan melalui APBD tahun 2020 itu sebanyak 6 (enam) titik lokasi paket proyek.

Pertama, di jembatan Jalan Jokotole Pamekasan yang dianggarkan senilai Rp 200 juta. Kedua, di Jembatan Jalan Gerre Manjeng senilai Rp 200 juta.

Ketiga, jembatan di Jalan Raya Gurem sebesar Rp 200 juta. Keempat, jembatan di Jalan Branta (Pintu Gerbang Pamekasan) sebesar Rp 200 juta.

Kelima, di jembatan di Jalan Raya Lenteng Proppo sebesar Rp 110 juta. Keenam, di Jalan Raya Sumedangan Pademawu senilai Rp 100 juta.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan Ajib Abdullah saat dihubungi melalui via WhastApp tidak merespon.

Berita Terkait

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural
Imigrasi Pamekasan Gelar Dialog Interaktif Edukasi Pentingnya Kerja di Luar Negeri Secara Resmi
Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep
Gandeng ITB, Imigrasi Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone Guna Pengawasan Perbatasan
Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan di Forum DGICM 2026
Hadir di CFD Alun-Alun Sampang, Imigrasi Pamekasan Berikan Layanan Pasporia
IMPACT FOR FUTURE GENRATION: Menjangkau Pelajar, Membangun Indonesia
Bupati Kholilurrahman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pamekasan Economic Fest

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:39 WIB

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:23 WIB

Imigrasi Pamekasan Gelar Dialog Interaktif Edukasi Pentingnya Kerja di Luar Negeri Secara Resmi

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:05 WIB

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:09 WIB

Gandeng ITB, Imigrasi Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone Guna Pengawasan Perbatasan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan di Forum DGICM 2026

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:39 WIB

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Minggu, 5 Jul 2026 - 06:05 WIB

Screenshot

Hukum

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Asal Malaysia

Rabu, 1 Jul 2026 - 04:27 WIB