NGO Madura Soroti Dugaan Pungli Jual Beli Kamar Tahanan dan Transaksi Narkoba di Rutan Medaeng Surabaya

- Reporter

Selasa, 24 Oktober 2023 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Forum NGO Madura melakukan aksi demonstrasi di depan Rutan Kelas I Medaeng Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/10/2023).

Mereka menyoal terkait adanya informasi dugaan pungli jual beli kamar tahanan, dugaan jual beli narkotika, hingga pemberian makanan yang dinilai tidak tidak memenuhi standar.

Dalam orasinya, korlap aksi Zaini Wer Wer meminta gara pemerintah dalam hal ini Kemenkumham melakukan evaluasi kinerja Kepala Rutan Medaeng Surabaya.

“Ada banyak persoalan di Rutan Kelas I Medaeng Surabaya, mulai dari pungutan liar jual beli kamar tahanan yamg harganya berkisar 3 juta sampai 15 juta rupiah”.

Pemasokan narkoba jenis sabu, penyalahgunaan handphone, pemotongan biaya transfer tahanan dari keluarga sebesar 30 persen perorang dan banyak lainnya,” kata Zaini Wer Wer.

Ia menuding kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Rutan Medaeng Surabaya tidak luput dari adanya oknum yang dengan sengaja dipelihara dan dilindungi oleh atasannya.

“Semisal kejahatan itu terjadi hanya sekali, bisa dikatakan oknum yang bermain. Tapi tidak jika perbuatan ini dilakukan berulang kali seperti di Rutan Medaeng Surabaya ini”.

“Kami menduga ada unsur kesengajaam, dimana oknum tersebut dipeliharan yang nantinya ada setoran terhadap atasannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Medaeng Surabaya Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho mengapresiasi kepedulian NGO Madura terhadap Rutan Medaeng Surabaya dalam memberantas pungli.

“Secara pribadi dan secara organisasi menyampaikan terima kasih kepada teman-teman NGO karena ini adalah bentuk fungsi kontrol dalam membantu pemerintah,” ucapnya.

Ditanya soal tanggung jawab dan sanksi yang akan diberikan terhadap oknum tersebut, Kepala Rutan Kelas I Medaeng Surabaya mengaku pemberian sanksi hanya dapat dilakukan Kanwil Kemenkumham.

“Kalau pelanggaran berat, nanti yaa Kanwil Kemenkumham. Tapi kalau pelanggaran ringan kita siap,” pungkasnya.

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Gelar Eazy Passport untuk 534 Jamaah Haji 2027 di Sumenep
Mahasiswa Asing Universitas Trunojoyo Madura Terima Edukasi Keimigrasian dari Imigrasi Pamekasan
Rapat Timpora, Imigrasi Pamekasan Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing
Kanim Pamekasan Sosialisasikan Layanan Data Keimigrasian
Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Pamekasan Gelar Timpora di Bangkalan
Bupati Kholilurrahman Kunjungi Perbaikan Jalan Swadaya di Desa Campor Proppo
Lepas Lomba Gerak Jalan Tingkat SD, Bupati Pamekasan Sebut Perlombaan sebagai Media Pendidikan Karakter
NIHONGO Partners Perkuat Pertukaran Bahasa dan Budaya Jepang-Indonesia di Jawa Timur

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:51 WIB

Imigrasi Pamekasan Gelar Eazy Passport untuk 534 Jamaah Haji 2027 di Sumenep

Sabtu, 12 September 2026 - 05:21 WIB

Mahasiswa Asing Universitas Trunojoyo Madura Terima Edukasi Keimigrasian dari Imigrasi Pamekasan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 04:45 WIB

Kanim Pamekasan Sosialisasikan Layanan Data Keimigrasian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:04 WIB

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Pamekasan Gelar Timpora di Bangkalan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Bupati Kholilurrahman Kunjungi Perbaikan Jalan Swadaya di Desa Campor Proppo

Berita Terbaru

Peristiwa

Warga Palengaan Pamekasan Rusak Gerai Ritel Modern

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:55 WIB

Screenshot

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Gelar Eazy Passport untuk 534 Jamaah Haji 2027 di Sumenep

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:51 WIB

Pendidikan

Bupati Pamekasan Buka MTQ Tingkat Kabupaten

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:00 WIB