Densus 88 dan Disdikbud Pamekasan Cegah Radikalisme Masuk Lembaga Pendidikan

- Reporter

Kamis, 16 Maret 2023 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Detasemen Khusus (Densus) 88 dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan mengajak kepala sekolah dan guru SD/SMP di Pamekasan mencegah masuknya paham radikalisme ke lembaga pendidikan.

Sebagai upaya dalam mencegah paham radikalisme, Densus 88 dan Disdikbud Pamekasan mengadakan sosialisasi Dialog Kebangsaan dengan Kepala Sekolah & Guru Tingkat SD dan SMP di Ruang Wahana Bina Praja Setdakab Pamekasan, Kamis (16/3/2023).

Acara yang dimoderatori Kasi SD Disdikbud Pamekasan Munhari tersebut sebagai upaya dan langkah pemeritah daerah menumpas terorisme serta radikalisme di bumi gerbang salam, sehingga terwujud situasi dan kondisi masyarakat yang kondusif, aman tertib dan damai.

Kanit 1 Kontra Ideologi Densus 88 Mabes Polri, AKBP Moh Dhofir mengatakan bahwa seorang pendidik cukup besar pengaruhnya terhadap siswa-siswinya. Oleh karenanya, sebagai seorang pendidik harus memberikan contoh yang baik.

“Kita perlu memahaminya mampu mengantisipasi serta mengambil langkah strategis untuk mencegah terorisme dan radikalisme di Pamekasan, karena saya sendiri asli warga Pamekasan. Sejatinya orang Madura baik-baik, hanya saja orang luar yang masuk ingin merusak warga Madura dengan mengadu domba,” katanya.

Pria asal Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan itu berharap dengan adanya Dialog Kebangsaan ini menjadi dasar untuk memperkuat karakter anak didik sejak dini. “Semoga mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Ia menyebut, dengan adanya sosialisasi Dialog Kebangsaan ini pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan perlu bersyukur. Sebab, ini merupakan satu-satunya dan pertama kali kabupaten di Jawa Timur yang diberi pencerahan Densus 88 tentang pencegahan paham radikalisme dan terorisme.

“Ia, ini merupakan kabupaten pertama kali dan satu-satunya di Jawa Timur yang diadakan sosialisasi tentang pencegahan paham intoleransi, dan radikalisme oleh Densus 88,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan bahwa kegiatan Dialog Kebangsaan tentang pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme memang dinanti-nanti oleh kepala sekolah dan para guru.

“Kegiatan ini memang ditunggu, karena mereka butuh informasi dan cara pencegahannya intoleransi, radikalisme dan terorisme itu seperti apa,” ucap Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini.

Sehingga, kata dia, di satuan pendidikan dapat mendetaksi dan mencegah penyebaran unsur terorisme serta radikalisme sejak dini. “Sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep
Gandeng ITB, Imigrasi Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone Guna Pengawasan Perbatasan
Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan di Forum DGICM 2026
Bupati Kholilurrahman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pamekasan Economic Fest
Imigrasi Pamekasan Terus Berikan Eduksi Keimigrasian kepada Masyarakat di Bangkalan
Bupati Kholilurrahman Terima Penghargaan WTP dari BPK RI
Pemkab Pamekasan Distribusikan Bantuan 250 Aspal
Bupati Pamekasan Terima Penghargaan dari Mendikdasmen RI

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:05 WIB

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:09 WIB

Gandeng ITB, Imigrasi Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone Guna Pengawasan Perbatasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:55 WIB

Bupati Kholilurrahman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pamekasan Economic Fest

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:05 WIB

Imigrasi Pamekasan Terus Berikan Eduksi Keimigrasian kepada Masyarakat di Bangkalan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:56 WIB

Bupati Kholilurrahman Terima Penghargaan WTP dari BPK RI

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Minggu, 5 Jul 2026 - 06:05 WIB

Screenshot

Hukum

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Asal Malaysia

Rabu, 1 Jul 2026 - 04:27 WIB