Sampang – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan melaksanakan kegiatan Pasporia (Paspor Minggu Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) alun-alun kabupaten Sampanh, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi dalam meningkatkan akses layanan keimigrasian kepada masyarakat melalui penyelenggaraan layanan paspor di luar hari kerja.
Pelaksanaan layanan Pasporia dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan petugas dari Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Ahmad Muttaqin mengatakan, Tim petugas berangkat dari Kantor Imigrasi Pamekasan pada pukul 05.30 WIB untuk melakukan persiapan pelayanan di lokasi.
Layanan kemudian dibuka mulai pukul 06.30 WIB hingga 09.00 WIB dan berlangsung di tengah aktivitas masyarakat yang memadati kawasan Car Free Day Alun-Alun Kabupaten Sampang.
“Pemilihan lokasi CFD bertujuan untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat dengan memanfaatkan ruang publik yang menjadi pusat aktivitas warga pada akhir pekan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kata dia, masyarakat dapat mengajukan permohonan Paspor Elektronik dengan lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Imigrasi pada hari kerja.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan pelayanan mulai dari pemeriksaan dan verifikasi dokumen, wawancara, hingga pengambilan data biometrik. Seluruh proses pelayanan berlangsung sesuai standar operasional yang berlaku. Antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut cukup tinggi, yang terlihat dari jumlah pemohon yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajukan permohonan paspor.
“Tercatat sebanyak 21 pemohon Paspor Elektronik berhasil dilayani selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa kendala yang berarti, keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan komitmen Kantor Imigrasi Pamekasan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian yang mudah diakses, cepat, dan profesional bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Pasporia, Ahmad Muttaqin berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh layanan keimigrasian secara optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen perjalanan yang sah sebagai bagian dari mobilitas global yang aman dan tertib.










