Bupati Pamekasan Beri Bantuan Bagi Keluarga Korban Meninggal Dunia Akibat Kebakaran Rumah

- Reporter

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Bupati KH Kholilurrahman memberikan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Kelurahan Jungcangcang, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (8/5/2025).

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan, kedatangnya ke kediaman almarhum Mohammad Rahman Effendi sebagai bentuk keprihatinan pemerintah atas peristiwa kebakaran rumah yang mengakibatkan Rahman meninggal dunia.

“Kejadian ini cukup tragis, jadi kebakaran terjadi sementara korban tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga kami dari pemerintah ikut perihatin,” kata Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.

Pihaknya punya keyakinan bahwa Mohammad Rahman Efendi, korban kebakaran rumah tersebut meninggal dalam keadaan yang baik, sehingga dapat diterima di sisi Allah SWT.

KH Kholilurrahman berpesan kepada Abdul Kowi, orang tua korban, untuk tetap sabar dan dapat menerima apa yang terjadi. Sebab, peristiwa itu sebuah garis tangan dari Tuhan.

“Tidak boleh disesali, akan tetapi minimal bisa dijadikan pelajaran bahwa pendidikan terhadap anak di masa akan datang harus sejalan dengan kemanusiaan. Jadi tidak ada kekerasan dan tidak ada diskriminasi,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Jatim dan DPR RI mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak memasung seseorang apapun itu alasannya.

Ia menyarankan pihak keluarga untuk segera menginformasikan jika ada seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga tidak terjadi hal yang serupa dimasa yang akan datang.

“Jadi kedepan itu jangan pernah ada pasung memasung. Ini semakin dilengkapi, jadi pemerintah itu sedang berfikir bagaimana masyarakat yang ada gejala awal penyakit jiwa bisa diatasi,” tegasnya.

Diketahui, Mohammad Rahman Efendi korban kebakaran rumah. Rahman dipasung oleh orang tuanya karena mengalami gangguan kejiwaan. Rahman, mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2011.

Sebelum dipasung, Rahman sering dibawa dan dirawat di RS Menur Surabaya. Setelah perawatan dari RS Menur, penyakit Rahman kembali kambuh hingga akhirnya orang tua Rahman terpaksa memasungnya.

Berita Terkait

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural
Imigrasi Pamekasan Gelar Dialog Interaktif Edukasi Pentingnya Kerja di Luar Negeri Secara Resmi
Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep
Gandeng ITB, Imigrasi Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone Guna Pengawasan Perbatasan
Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan di Forum DGICM 2026
Bupati Kholilurrahman Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pamekasan Economic Fest
Gandeng Ponpes Sumber Duko Pakong, Yayasan PSBB Khitan 48 Anak Secara Gratis
Imigrasi Pamekasan Terus Berikan Eduksi Keimigrasian kepada Masyarakat di Bangkalan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:39 WIB

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:23 WIB

Imigrasi Pamekasan Gelar Dialog Interaktif Edukasi Pentingnya Kerja di Luar Negeri Secara Resmi

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:05 WIB

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:09 WIB

Gandeng ITB, Imigrasi Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone Guna Pengawasan Perbatasan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:21 WIB

Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan di Forum DGICM 2026

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Desa Omben Dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi Guna Cegah PMI Nonprosedural

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:39 WIB

Politik & Pemerintahan

Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di Alun-Alun Kabupaten Sumenep

Minggu, 5 Jul 2026 - 06:05 WIB

Screenshot

Hukum

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Asal Malaysia

Rabu, 1 Jul 2026 - 04:27 WIB