Polisi Sebut Pembunuhan Cakades di Pamekasan Perencanaan

  • Bagikan

Pamekasan – Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto menyebut pembunuhan calon kepala desa (Cakades) Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, merupakan pembunuhan berencana.

“Pembunuhan berencana atau bersama-sama melakukan penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto saat Konferensi Pers di Gedung Bhayangkara Mapolres Pamekasan, Jumat (4/3/2022).

Menurutnya, tersangka berinisial AH (36) dijerat dengan Pasal 340 Subs 338 sub 170 ayat 2 ke 3 sub 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau kurungan penjara 20 tahun.

BACA JUGA :  Dikeroyok Pemuda, Supir di Pamekasan Alami Luka Hingga Berdarah

Rogib menceritakan kronologis kejadian pembunuhan Miarto, Cakades Batubintang nomor urut 5 yang dibunuh di pinggir jalan oleh tetangganya, AH, inisial.

Saat itu, kata Rogib, Miarto berboncengan bersama istrinya, Rasia. Dia hendak pulang ke rumahnya di Desa Batubintang dari Desa Ponjenan Timur.

Sesampai di Desa Ponjenan Barat, Miarto ditabrak dari arah belakang oleh mobil Pick Up warna hitam dengan nomor polisi D 8344 DG. Miarto dan istrinya terjatuh.

BACA JUGA :  Mau Glowing, Datang Langsung di AKJ Glow Skin Store Depan Pasar Larangan Pamekasan

Saat itu pula, datang dua orang laki-laki menghampiri korban lalu membacok menggunakan celurit dan menebas 7 kali di bagian leher, pinggang dan lengan.

“AH menebas korban di Pinggir Jalan Desa Ponjenan Barat menggunakan celurit, Selasa, 1 Maret 2022, sekitar pukul 16.30 WIB,” tuturnya.

Rogib menambahkan, selang beberapa hari, pelaku berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Pamekasan di Kabupaten Sampang.

“Pelaku ditangkap di Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Sampang pada Rabu 2 Maret 2022 pukul 02.00 WIB,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Peringkat II se-Indonesia Peduli Pendidikan Agama Islam

Sejauh ini, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu setel pakaian korban, sepasang sandal warna coklat, sebuah sarung celurit warna coklat, sebilah celurit berukuran 58 cm.

Serta sesetel baju milik tersangka yang dipakai saat membunuh korban, satu Mobil Pick Up warna hitam nopol D 8344 DG, satu motor Vario warna hijau milik korban bernopol M 4103 CN.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.