SPMP Minta PUPR Pamekasan Core Bersama Proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun

  • Whatsapp

Pamekasan – Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP) meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan turun langsung mengecek kualitas Agregat A dan Hotmix pekerjaan proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun.

Salah satu cara mengecek kualitas Agregat A dan Hotmix yang dikerjakan oleh CV Nur Arobi yang menelan anggaran APBD Pamekasan sebesar Rp 319.466.000 yaitu, dengan cara core drill bersama antara Dinas PUPR Pamekasan dengan tim SPMP, dan melibatkan Polres Pamekasan serta Kejaksaan.

Bacaan Lainnya

“Untuk mengetahui pasti kualitas proyek pengaspalan itu dengan cara melakukan core drill bersama,” kata Moh Rohim, Ketua Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan kepada suarapraksi.com, Jum’at (26/11/2021).

Dalam permohonan core bersama itu, kata Rohim, SPMP akan bersurat ke Dinas PUPR Pamekasan dengan tembusan ke Polres Pamekasan dan Kejaksaan Negeri Pamekasan. “Senin besok kami akan bersurat ke dinas,” tuturnya.

Menurut Rohim, titik-titik lokasi yang hendak di core nanti sesuai temuan Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan. Sebab pihaknya menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam pengerjaan Agregat A dan Hotmix.

“Meminta dinas untuk melalukan core Agregat A dan Hotmix setiap 5 meter. Untuk titik-titik kor ditentukan tim SPMP. Hal ini sebagai sampel untuk di uji lab secara independen oleh tim SPMP,” tegasnya.

Sekedar diketahui, proyek pengaspalan jalan itu disoal SPMP lantaran kualitas Agregat A yang merupakan dasar bergelombang. Bahkan Hotmix tetap berjalan meski Agregat A belum diratakan.

Selain itu, adanya pembiaran dari Dinas PUPR Pamekasan dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pimpi. Sehingga SPMP menilai adanya kongkalikong antaran rekanan dengan dinas terkait.

Pos terkait