PUPR Pamekasan Sembunyikan Konsultan Pengawas Proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun

  • Whatsapp

Pamekasan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan menyembunyikan identitas konsultan pengawas pekerjaan proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun yang dikerjakan asal-asalan, Jum’at (26/11/2021).

Hal itu terbukti saat crew suarapraksi.com meminta PUPR Pamekasan memfasilitasi untuk dipertemukan dengan konsultan pengawas.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, PPTK PUPR Pamekasan Pimpi menyatakan siap mempertemukan konsultan pengawas dengan crew suarapraksi.com pada, Selasa 23 November 2021. Namun, sampai detik ini tidak ada informasi apapun dari Dinas PUPR Pamekasan.

Setelah dihubungi pada Jum’at, 26 November 2021, PPTK PUPR Pamekasan mengaku tidak bisa mempertemukan dengan konsultan pengawas. Alasannya, harus meminta petunjuk kepada Kepala Dinas PUPR Pamekasan.

“Perihal (Proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun) saat ini harus minta petunjuk ke kepala dinas,” singkat Pimpi saat dihubungi melalui via telepon selulernya.

Padahal sebelumnya pada Rabu, 17 November 2021, Kepala Dinas PUPR Pamekasan telah melimpahkan persoalan tersebut ke PPTK Pekerjaan Proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun tersebut. Sebab, perihal tehnis dia yang lebih paham.

Sementara itu, Ketua Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP) Moh Rohim yang pertama kali menyoal proyek tersebut mengaku akan melayangkan surat ke Dinas PUPR Pamekasan untuk melakukan kor bersama.

“Hal ini guna memastikan kualitas Agregat A dan Hotmix yang digunakan oleh CV Nur Arobi berkualitas baik,” ucap Rohim.

Sekedar diketahui,

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan melimpahkan pengawasan pekerjaan Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Sumedangan Prekbun kepada konsultan pengawas.

Hal itu disampaikan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Pamekasan, Pimpi saat dimintai keterangan di kantornya, Jum’at (19/11/2021).

Dia berasalan pelimpahan dilakukan lantaran pekerjaan di Dinas PUPR Pamekasan bukan hanya di Sumedangan Prekbun, melainkan masih banyak lokasi. Sehingga hal itu dilakukan guna mengurangi bebannya.

Pos terkait