Bank BNI dan Dinsos Diduga Memanfaatkan Saldo KKS BPNT

  • Whatsapp

Pamekasan – Dewan Energi Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) menggelar audiensi ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan, Kamis (12/11/2021).

Mereka menyoal tidak disalurkannya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bacaan Lainnya

Selain itu, Dear Jatim juga mempertanyakan tanggung jawab Dinsos dan Bank BNI Cabang Pamekasan perihal sembako yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Ketua Dear Jatim Ach Faisol menduga bahwa KKS-nya yang tidak disalurkan kepada KPM permainan antara Dinsos dan Bank BNI Cabang Pamekasan.

“Mengapa saya katakan ada kongkalikong antara pihak dinas dan pihak bank, karena sampai saat ini KKS milik KPM tidak didistribusikan dan Dinsos terkesan membiarkan,” katanya.

Anehnya lagi, kata Faisol, status KKS yang masih aktif, saldonya tetap berjalan. Artinya, ada oknum yang diduga menarik atau mengambil hak KPM.

“Padahal sampai saat ini KPM tidak menerima KKS, tetapi sesuai dengan data bayar yang dikeluarkan Kementerian Sosial RI ada penarikan. Inikan aneh,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Faisol menduga saldo KKS yang tidak disalurkan kepada KPM itu dimanfaatkan oleh oknum Bank BNI dan Dinsos. “Kuat dugaan ada kongkalikong,” paparnya.

Selain adanya dugaan penggelapan uang atau saldo KPM, Faisol menilai penyaluran bantuan sembako banyak kecurangan yang dilakukan oleh pihak Agen e-Warung.

“Buktinya komoditi yang diperoleh KPM tidak mencapai Rp 200.000 setelah dikalkulasi dari harga satuan paket sembako,” duganya.

Berdasarkan Permensos No 5 Tahun 2021, kata Faisol, KPM berhak memilih sembako sesuai dengan keinginan dan tidak boleh dipaketkan atau sembako yang hendak disalurkan ditentukan oleh Agen.

“Sehingga kami meminta pertanggungjawaban terhadap pembiaran yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait, terutama Dinsos selaku pelaksana program bansos dan Bank BNI yang berwenang menunjuk Agen e-Warung,” tegasnya.

Dia berjanji dalam waktu dekat akan kembali mendatangi Dinsos Pamekasan mempertanyakan tidak lanjut dari audiensi ini.

“Jika perlu, Dinsos dan bank penyalur kita ajak diskusi secara terbuka di muka umum,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, audiensi tersebut dihadiri oleh Kasi Penanganan Fakir Miskin Dinsos, Korda BPNT Pamekasan dan perwakilan Bank BNI Cabang Pamekasan.

Pos terkait