Dinsos Panggil Dua Pendamping BSP Diduga Soal Biaya Operasional Beras PPKM

  • Whatsapp

PAMEKASAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan memanggil dua pendamping Bantuan Sosial Pangan (BSP) di Kecamatan Waru dan Kecamatan Batumarmar, Kamis (7/10/2021).

Surat pemanggilan yang ditandatangani Kepala Dinsos Pamekasan Mohammad Tarsun dengan nomor: 460/1101/432.306/2021, meminta kedua pendamping BSP pada hari ini, Kamis (7 Ortober 2021) pukul 09.00 WIB hadir diruang dinasnya.

Bacaan Lainnya

Pemanggilan pendamping BSP Kecamatan Waru dan Kecamatan Batumarmar masih belum diketahui pasti motifnya. Akan tetapi, kuat dugaan perihal adanya dugaan tidak sampainya biaya operasional bantuan beras PPKM.

Sebelumnya, diberitakan pendamping BSP Kecamatan Pakong Yayuk mengaku tidak pernah menerima biaya operasional bansos beras PPKM. Nominal biaya itu senilak Rp 850 per-keluarga penerima manfaat (KPM).

Rinciannya, Rp 250 untuk pendamping dan Rp 600 untuk biaya kuli. Hal itu sama persis apa yang telah diterima oleh kedua pendamping BSP Kecamatan Waru dan Kecamatan Batumarmar yang dipanggil Dinsos Pamekasan.

Sehingga hal tersebut diduga kuat ada oknum yang sengaja melakukan penggelapan biaya operasional pendistribusian bantuan beras PPKM 10 kg untuk Kecamatan Pakong.

Bahkan, dengan munculnya pemanggilan dua pendamping BSP oleh Dinsos Pamekasan dinilai salah alamat. Sebab yang tidak menerima biaya operasional bansos beras PPKM ialah pendamping BSP Kecamatan Pakong, bukan Kecamatan Waru dan Batumarmar.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Mohammad Tarsun belum bisa dimintai keterangan perihal pemanggilan kedua pendamping BSP Kecamatan Waru dan Batumarmar tersebut.

Bahkan, nomor WhatsApp salah satu awak media di Kabupaten Pamekasan diblokir oleh Kepala Dinsos Pamekasan lantaran konfirmasi perihal kasus tersebut.

Pos terkait