Anggota DPR RI & DPRD Pamekasan Sambangi Achmad Rofi’i Penderita Jantung dan Liver

  • Whatsapp

PAMEKASAN – Achmad Rofi’i, seorang bocah asal Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, membutuhkan uluran tangan untuk mengibati penyakit jantung dan liver yang dideritanya, Sabtu (14/8/2021).

Melihat kondisi Achmad Rofi’i yang begitu memprihatikan, empati anggota DPR RI Muhammad Ali Ridho dan anggota DPRD Pamekasan Alfian Ramadhani terketuk.

Bacaan Lainnya

Kedua politisi partai Golkar itu menyambangi bocah penderita jantung dan liver ke rumahnya. Mereka datang sambil membawa sedikit bantuan.

Kondisi Achmad Rofi’i semangkin memprihatinkan, perut dan kakinya membengkak, akhirnya Politisi itu langsung membawanya ke RSU Mohammad Noer Pamekasan guna perawatan maksimal.

Anggota DPR RI Muhammad Ali Ridho mengatakan, kondisi Achmad Rofi’i perlu perhatian khusus dari pemerintah melihat kondisinya yang semakin parah.

Oleh karena itu, pihaknya akan berkordinasi dengan Kementrian Sosial selaku mitra kerja. Tujuannya, pasien penderita jantung dan liver terdaftar sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

“Tetapi kami kordinasi dengan mitra kerja guna kemaslahatan keluarga dan pasien. Ini menjadi tugas kami selaku wakil rakyat,” kata Muhammad Ali Ridho.

Habib Ali, sapaan akrab Muhammad Ali Ridho menuturkan, bahwa dalam waktu dekat dirinya berjanji bersama anggota DPRD Pamekasan Alfian akan menyambangi Achmad Rofi’i.

Senada dengan Habib Ali, anggota DPRD Pamekasan Alfian Ramadhani. Menurutnya, Achmad Rofi’i ini menjadi tanggungjawab dirinya selaku wakil rakyat.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin membantu Achmad Rofi’i, baik itu biaya rumah sakit dan untuk kebutuhan sehari-hari mengingat keluarganya tergolong orang mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pamekasan Mohammad Tarsun mengatakan, Achmad Rofi’i menurut keterangan keluarga sudah lama menderita jantung dan liver.

Akan tetapi, penyakitnya sudah disembuhkan beberapa bulan lalu yang dibantu oleh pemerintah desa.

“Namun 15 hari kemaren Achmad Rofi’i kambuh lagi hingga perut dan kakinya bengkak,” ucapnya.

Dikatakan Tarsun, sebelumnya keluarga Achmad Rofi’i tidak mau dibawa ke rumah sakit. Besar kemungkinan yang difikirkan keluarga biaya perawatan cukup mahal sementara pihaknya tergolong orang kurang mampu. Namun setelah dibujuk-bujuk, akhirnya mereka mau dibawa ke RSU Mohammad Noer Pamekasan.

Ia berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan Achmad Rofi’i melalui program Biakesmas dari Pemprov Jatim. Selain itu, pihaknya akan membantu membuatkan BPJS Kesehatan.

“Jadi nanti mereka kami masukkan (ke program Biakesmas). Dan kami uruskan BPJS-nya,” terangnya.

Perihal pihak keluarga menerima bantuan atau tidak dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dirinya mengaku belum tahu pasti. Sebab dirinya hanya mengetahui kemaren musibah yang menimpa keluarga Achmad Rofi’i.

“Belum tahu pasti karena baru kemaren yang tahu kalo ada warga penderita seperti itu. Itupun dapat WhatsApp langsung dari Bapak Bupati (Baddrut Tamam) kemaren,” tukasnya. (red)

Pos terkait